I made this widget at MyFlashFetish.com.

APA SIH PENDIDIKAN MATEMATIKA ITU?


Top of Form
Apa sih pendidikan matematika itu?


Mengajarkan matematika tidaklah mudah karena fakta menunjukkan bahwa para siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari matematika (Jaworski, 1994 dalam Depdiknas 2003). Agar pembelajaran matematika dapat memenuhi tuntutan inovasi pendidikan pada umumnya, Ebbutt dan Straker (1995:10-63) dalam Depdiknas (2003) mendefinisikan matematika sekolah sebagai berikut:


1. Matematika sebagai kegiatan penelusuran pola dan hubungan.
   Implikasi dari pandangan ini terhadap pembelajaran adalah:

(1) memberikan kesempatan siswa untuk melakukan kegiatan penemuan dan penyelidikan pola-pola untuk menentukah hubungan, 
(2) memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan percobaan dengan berbagai cara, 
(3) mendorong siswa untuk menemukan adanya urutan, perbedaan,       perbandingan, pengelompokkan, dsb, 
(4) mendorong siswa menarik kesimpulan umum, 
(5) membantu siswa memahami dan menemukan hubungan antara pengertian satu dengan yang lainnya.

2. Matematika sebagai kreatifitas yang memerlukan imajinasi, intuisi dan penemuan.
Implikasi dari Pandangn ini terhadap pembelajaran adalah: 

(1) mendorong inisiatif dan memberikan kesempatan berfikir berbeda, (2) mendorong rasa ingin tahu, keinginan bertanya, kompetensi menyangga dan kompetensi memperkirahkan, 
(3) menghargai penemuan yang diluar perkiraan sebagai hal bermanfaaat dari pada menganggapnya sebagai kesalahan, 
(4) mendorong siswa menemukan struktur dan desain matematika, 
(5) mendorong siswa menghargai penemuan siswa yang lainnya, 
(6) mendorong siswa berfikir refleksif, dan 
(7) tidak menyarankan hanya menggunakan satu metode saja.

3. Matematika sebagai kegiatan pemecahan masalah (problem solving)
Implikasi dari pandang ini terhadap pembelajaran adalah: 

(1) menyediakan lingkungan belajar matematika yang merangsang timbulnya persoalan matematika, 
(2) membantu siswa memecahkan persoalan matematika menggunakan caranya sendiri, 
(3) membantu siswa mengetahui informasi yang diperlukan untuk memecahkan persoalan matematika, 
(4) mendorong siswa untuk berfikir logis konsisten, sistimatis dan mengembangkan sistem dokumentasi catatan,
(5) mengembangkan kompetnsi dan keterampilan untuk memecahkan persoalan
6) membantu siswa mengetahui bagaimana dan kapan menggunakan berbagai alat peraga/media pendidikan matematika seperti: jangka, kalkulator dsb.

4. Matematika sebagai alat berkomunikasi
Implikasi dari pandangan ini terhadap pembelajaran adalah: 

(1) mendorong siswa mengenal sifat matematika, 
(2) mendorong siswa membuat contoh sifat matematika ,
(3) mendorong siswa menjelaskan sifat matematika, 
(4) mendorong siswa memberikan alasan perlunya kegiatan matematika, 
(5) mendorong siswa membicarakan persoalan matematika, 
(6) mendorong siswa membaca dan manulis matematika, 
(7) menghargai bahasa ibu siswa dalam membicarakan matematika.

Dalam pembelajaran kontekstual (CTL) salah satu teori belajar yang mendukung adalah teori belajar konstruktivisme dengan menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah. Hakekat dari teori ini adalah bahwa siswa harus secara individu menemukan dan menerapkan informasi-informasi kompleks ke dalam situasi lain apabila mereka ingin menjadikan informasi itu milik sendiri.
Walaupun teori belajar konstruktivisme telah sangat sesuai dalam pembelajaran matematika, tetapi merancang pembelajaran yang sesuai dengan teori tersebut merupakan masalah tersendiri bagi guru matematika.
Tulisan ini mencoba mengetengahkan tinjauan teoritis tentang teori belajar kontruktivisme dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Matematika dengan model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (PBI) sesuai dengan teori konstruktivis.

0 Response to "APA SIH PENDIDIKAN MATEMATIKA ITU?"

Poskan Komentar